STASIUN PENERIMAAN BUAH

24 Nov

Jembatan Timbang

Fungsi utama timbangan di Pabrik kelapa sawit (PKS) adalah menimbang seluruh bahan baku (TBS) yang masuk PKS dan hasil produksi yang keluar dari PKS.

Fungsi lain timbangan di PKS adalah menimbang BBM untuk bahan bakar genset, CaCO3 untuk claybath, fibre, cangkang atau solid, abu janjang dan besi bekas

Gambar 1. Jembatan timbang

Loading Ramp

    Fungsi utama dari loading ramp adalah tempat pembongkaran TBS yang diterima pabrik untuk dilakukan penyortiran mutu tandan buah sawit dan pengaturan proses distribusi TBS ke dalam lori-lori berdasarkan prinsip FIFO (first in first out). Loading ramp juga berfungsi untuk memudahkan pemasukan TBS ke dalam lori-lori dan juga sebagai tempat penampungan sementara TBS yang diterima pabrik.

Gambar 2. Loading ramp

Berikut merupakan prosedur pengisian TBS, yakni:

  • hidupkan power panel dan juga peralatan hydraulic pump, motor pada reservoir akan beroperasi dan tunggu untuk beberapa saat agar fluida dalam reservoir telah bersirkulasi dengan sempurna.
  • buka pintu loading ramp secara perlahan dengan cara menarik handle-nya. Pembukaan pintu jangan langsung dibuka penuh untuk menghindari terjadinya luapan TBS dalam lori dan benturan keras.
  • pada saat pintu loading ramp terbuka. TBS yang masuk kedalam lori kita atur sedemikian rupa sehingga semua ruang didalam lori terisi secara merata, usahakan jangan sampai menggunung melebihi dari permukaan atas lori.
  • apabila lori sudah penuh tutupb pintu loading ramp dengan cara menekan handle sehingga pintu berjalan terus ke dasar loading ramp.
  • jika pada saat pertama membuka pintu loading ramp ternyata TBS tidak mau juga turun ke lori, kita bantu dengan menarik satu atau lebih TBS sampai TBS berikutnya dapat turun masuk ke lori.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada loading ramp:

  • pastikan pada saat pengisian lori tepat pada posisinya untuk mencegah TBS tumpah ke lantai.
  • Untuk mendapatkan kapasitas PKS 80T/jam dengan isi lori 3,5 Ton/lori maka

    lori/jam minimal harus terpenuhi.

  • Kutip brondolan dan pastikan lingkungan kerja senantiasa bersih.

Alat-alat pendukung di loading ramp adalah:

  • Pintu loading ramp

Pintu loading berfungsi sebagai tempat memasukkan TBS dari loading ramp ke dalam lori. Pintu loading ramp bekerja secara hidrolik sehingga lebih efisien dan lebih praktis. Sebagai alat pendukungnya diperlukan powerpack untuk menghasilkan oli bertekanan yang kemudian akan menggerakan pintu.

  • Transfer carriage

Fungsi transfer carriage adalah untuk memindahkan lori yang berrisi TBS ke jalur rail rebusan atau memindahkan lori kosong ke rail loading ramp.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian:

  • sambungan rail track dengan rail pada transfer carriage harus tepat untuk menghindari lori slip
  • penarikan lori di atas transfer carriage harus perlahan agar roda lori tidak slip
  • kontinuitas pengoperasian harus dijaga agar kapasitas pabrik tercapai

Gambar 3. Transfer carriage

Lori

Fungsi lori adalah untuk memuat dan mengangjkut TBS ke tempat rebusan (sterilizer). Lori dibuat dari plat-plat baja dan pada sisi body samping dan sisi bawahnya dibuat berlubang 0,5 inch yang berfungsi untuk mempertinggi penetrasi uap pada buah dan penetesan air kondensat yang terdapat di dalam lori pada saat perebusan. Ukuran lobang yang semakin besar menunjukkan proses sterilisai buah yang lebih baik, akan tetapi daya tahan lori akan berkurang

.

Gambar 4. Lori

Pada bagian ujung lori terdapat ring-ring pengangkat dan pemutar untuk rantai hosting crane.

Capstand dan Winches

Capstand dan winches adalah sama, hanya saja dibedakan oleh cara kerjanya saja. Capstand bekerja secara hidrolik sedangkan winches bekerja dengan menggunakan roda gigi. Fungsi capstand/winches adalah untuk menarik lori kosong ke bawah pintu loading ramp dan juga menarik lori yang berisi TBS masuk dan keluar sterilizer untuk diteruskan ke proses pengolahan berikutnya.

Gambar . Capstand

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengoperasian:

  1. hati-hati dalam melakukan penarikan tali sling dan juga pada saat tali sling terjepit, juga pada saat membuka atau mengkaitkan tali sling ke lori
  2. pastikan tombol stop berfungsi dengan baik
  3. periksa keadaan sling apakah masih layak pakai atau tidak
  4. capstand harus dioperasikan secara perlahan-lahan pada saat penarikan atau mendorong lori.
  5. Bollard

Bollard berfungsi untuk menghubungkan dan berputarnya sling agar lori dapat dimaju-mundurkan. Prinsip kerja Bollard sama seperti katrol hanya saja bollard bekerja secara horizontal

Gambar 5. Bollard.

Rail track

Fungsi dari railk track adalah sebagai fasilitator untuk pergerakan lori dari loading ramp ke transfer carriage, dari transfer carriage ke sterilizer atau dari sterilizer ke housting crane.

Hal-hal yang harus diperhatikan:

  1. Semua permukaan rail harus rata, tidak naik dan tidak turun serta tidak bengkok.
  2. Jarak antara sel harus tetap besarnya sepanjang jaringan rail
  3. Sepanjang jaringan rail harus bersih dari sampah dan berondolan
  4. Lantai antara sel rail jangan sampai berlubang terlalu dalam karna jika lori slip akan membuat bushing roda lori menjadi bengok dan akan cepat patah
About these ads

Satu Tanggapan to “STASIUN PENERIMAAN BUAH”

  1. godang sinaga 23 Januari 2012 pada 13:59 #

    terimakasih infox.
    semakin tambah lg pngetahuan saya ttng PMKS.
    salam Mr.Naga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: