TUGAS – TUGAS OPERATOR bag.1

24 Nov

1. STASIUN LOADING RAMP ( PENERIMAAN BUAH )

Jumlah personil    : 5 orang

Tugas operator masuk pagi Jam,07 ( sebelum mengolah )

1 orang pembersihan Transfer Troully dan lantai / kutip berondolan.

2 orang pembersihan lantai rail track angkat buah / kutip berondolan

2 orang pencucian tiang – tiang / pintu Loading Ramp / unit mesin

Hal ini dilakukan sampai ± jam 09.00 wib ( operator istirahat sebentar ) menunggu TBS masuk dari kebun, operator yang 5 orang menempati posisi unit mesin sbb : -

- 2 orang pengisian buah ( buka / tutup pintu Loading Ramp )

- 1 ornag menjalankan Transfer Troully

            – 2 orang operator Capstand

± jam 9.30 TBS sudah masuk ke Loading Ramp dan operator melakukan tugas pengisian buah ke lori, setela 10 s/d 15 lori kemudian ditarik dengan Capstand menggunakan tali ( wire rope ) lalu masuk ke unit mesin Transfer Troully, dimana muatannya 3 lori. Selanjutnyasecara bertahap ditempatkan ke rail track untuk restan Rebusan. ( 10 lori dalam satu rebusan ), penarikan dari transfer troully ke posisi rebusan juga memakai unit mesin yaitu Capstand wire rope.

Keterangan : Pengisian TBS ke lori tidak melebihi Portal yang dipasang oleh PKS, hal ini untuk menjaga agar pada saat masuk ke dalam rebusan TBS tidak berjatuhan kelantai/depan pintu atau dalam rebusan. Untuk kebutuhan Pabrik dengan kapasitas 45 ton TBS / jam dibutuhkan unit lori sebanyak 90 unit.

 2. STASIUN STERILLIZER ( REBUSAN )

Jumlah personil    : 2 orang

Tugas operator masuk pagi jam 7.00 wib ( sebelum mengolah ) adalah pembersihan lantai Rebusan, menggunakan abu janjangan,pengutipan brondolan – brondolan yang berjatuhan dilantai. Secara bergantian pembersihan / pencucian di dalam Rebusan dalam 1 Minggu ( 3 unit Rebusan ), saat dimulainya mengolah, operator mengeluarkan TBS yang sudah direbus ( Restan akhir pengolahan malam ), setelah 10 lori TBS adad di rail track Loading Ramp ( Restan TNS sudah siap )

Langkah – langkah awal mengeluarkan TBS yang sudah masak :

Operator: 1.Membuka pengaman kunci pintu rebusan, kemudian handle

dilepas perlahan – lahan dan pintu dibuka ( Pintu.A ) lalu

Jembatan diturunkan.

2. Menarik wire rope Capstand Thresser ( Bantingan ), lalu

digandengkan ke lori dalam rebusan untuk nantinya ditarik setelah

operator dua selesai membuka pintu B, jembatan diturunkan dan

memperhatikan gandengan – gandengan lori tidak ada yang lepas,

tas komando operator dua lori dalam rebusan siap ditarik sampai 10

lori restan masuk pada posisi sempurna didalam rebusann dan

jembatan diangkat kembali ke posisi semula, lalu ke dua pintu

ditutup dan dikunci pengamannya.

Tanda akan dimulainya awal mengolah, boiler sudah beropesasi dan Turbine juga operrasi kemudian BPV ( Back Pressure Vessel ) memberi steam ke stasiun rebusan s/d 3 Bar.

    Langkah ke dua    

  • Operator memasukkan steam dengan cyclus perebusan 90 menit, dengan system otomatis dan tercetak di kertas grafik oleh mesin Recorder.

   3. STASIUN THRESHER ( PEMIPILAN )

  1. Jumlah personil    : 6 orang

    Tugas Masuk Pagi    :

  • 2 orang operatorHoisting Crane pembersihan lantai Hopper Thresher dan pembersihan kisi – kisi dalam drum thresher.

  • 4 orang chain man dan cage Handling pembersihan lantai dan cuci tiang–tiang unit mesin.

    Saat dimulai mengolah :

  • 1 orang operator capstand menarik lori di posisi Hoisting Crane
  • 1 orang membuka gandengan dan memasang rantai crane
  • 2 orang menurunkan lori kosong ke rail track, dan merangkap operator sindori

mendorong lori kosong sampai ke stasiun Loading Ramp. ( supaya dapat diisi

kembali ).

  • 2 orang operator Hoisting Crane mengangkat lori buah masak di tuang ke Auto Feeder

    Keterangan :

  • Di PKS Sungai Dua saat mengolah di sempatkan Hoisting Crane mengangkat lori sampah dari Loading Ramp dimasukkan ke mobil Dump Truck untuk di buang.
  • Pencattatn ( Log sheet ) oleh operator Hoisting Crane di Paraf Asisten Process.

 4. STASIUN PRESSING ( PENGEMPAAN )

  1. Jumlah personil    : 2 orang ( 1 operator & 1 Helper )

    Tugas operator sebelum mengolah pagi :

  • Pembersihan lantai Digester ( memesukkan brondolan – brondolan yang berserakan ).
  • Pembersihan Isolasi Body Digester
  • Pembersihan Lantai Press,Tiang dan unit mesin
  • Pembersihan sampah di conveyor umpan Digester ( Fruit Distributing Conveyor

Saat mulai mengolah :

Unit mesin yang secara berurutan dioperasikan :

  • Empty Bunch Conveyor
  • Horizontal Empty Bunch Conveyor
  • Incleaned Bunch Crusher Conveyor
  • Under Thresher Conveyor No.1.2 & 3
  • Auto Feeder Hopper Thresher No.1 & 2

( setelah diisi dari Crane )

  • Drum Thresher No.1.2 & 3
  • Bunch Crusher
  • Fruit Elevator No.1 & 3 serta 2 & 4 ( operasi dari 4 unit yg ada
  • Fruit Distributing Conveyor No.1 & 2
  • Digester ( jalan 3 unit )
  • Unit mesin Press ( 3 unit operasi dari 4 unit yang ada, dioperasikan setelah St,Nut & Kernel dan St,Klarifikasi terlebih dahulu sudah beroperasi )
  • Oil Vibrating Screen 2 unit dari 3 unit yang ada

 Cara operator mengoperasikan St,Press :

Buah yang masuk kedalam Digester diaduk,dipanaskan dengan steam s/d 90°C. Untuk memulai pengempaan sliding cone press di longgarkan terlebih dahulu, kemudian sliding cone dimajukan dengan penekanan system Hydraoulik sampai Pressnya mencapai ± 50 BAR atau ampere meter motor dipanel maximum 60 ampere dan melalui analis Labor Losses standart.

Cara Pemberian air di Press :

Pada akhir proses dalam digester harus kosong dan juga di Screw Press harus kosong, ini dilakukan agar pada start olah pada esok hari beban motor tidak berat dan juga dapat melihat keausan pada Screw Press dan pada Arm Digester.

Untuk pencatatn ( Log Sheet ) di paraf oleh asisten Proses yang bersangkutan.

 5. STASIUN KLARIFIKASI

  1. Jumlah personil    : 2 orang dalam 1 shift

Tugas sama – sama pembersihan pel lantai,tiang – tiang,lantai Decanter,Pipa – pipa dan unit mesin lainnya

  • Membongkar dan mencuci / membersihkan part mesin dari tanah yang lengket lalu memasang kembali unit mesin Purifier tersebut. Hal ini dilakukan karena adanya laporan process malam, bahwa unit mesin tersebut sudah buang minyak ( blowding )
  • Menurunkan solid dari Hopper ke mobil kebun

 Saat mulai mengolah :

Helper memeriksa valve – valve pada unit pompa, dan operator I mulai mengopersikan unit – unit mesin secara berurutan..

  1. Solid Conveyor
  2. - Decanter di operasikan sampai putaran mesin normal

- Valve air panas dibuka sampai flow meter 5 M3 selama 10 menit dilakukan berulang

– ulang sampai air buangan menjadi bersih lalu valve ditutup.

- Valve sludge dibuka sampai flow meter 10 – 12 M3, karena decanter SDF 1 unit berkapasitas 15 ton TBS / Jam.

- Decanter di stop ——– tutup valve sludge ( umpan Decanter )——– Buka valve air panas 5 s/d 10 M3 selama 10 menit dan berulang sampai buang air bersih.

  1. Operator II ( Helper ) secara bersamaan mengoperasikan pompa :
    1. Crude Oil Pump
    2. Sludge Pump ke Sand Cyclone
    3. Skimed Oil Pump
    4. Hot Well Pump
    5. Purifier
    6. Purifier Pump
    7. Water Purifier Pump
    8. Oil Transfer Pump ke Storage Tank

 Pemanasan yang perlu diperhatikan :

  1. Continous Setling Tank ( CST ) 90°C s/d 100%
  2. Sludge Tank 90°C s/d 100%
  3. Crude Oil Tank ( COT ) 90°C s/d 100%
  4. Oil Tank 70°C ( agar tidak terjadi perubahan warna )
  5. Hot Water Tank 90°C

 Tugas operator & Helper selama masa Prosess :

  • Memperhatikan minyak dari balkoni Continous Setling Tank ( C S T ).agar yang masuk ke Oil Tank benar – benar bersih.Ini dilakukan dengan pengaturan tinggi rendahnya Skimer Under Flow pada CST
  • Memperhatikan hasil dari Decanter
    • Light Phase    = Minyak yang didapat
    • Heavy Phase    = Losses
    • Solid        = Losses
  • Memperhatikan Purifier apabila buang minyak saat process dapat segera di atasi ( Losses )
  • Memperhatikan pompa – pompa dan pipa – pipa yang bocor ( Losses )
  • Pencatatan ( Log Sheet ) diparaf oleh Asisten yang bersangkutan

 6. STASIUN NUT & KERNEL ( PENGOLAHAN INTI SAWIT )

  1. Jumlah personil    : 2 orang ( 1 operator & 1 Helper )

    Tugas Pagi sebelum pengolahan :

  • Pencucian tiang – tiang di St,Kernel, Body Nut Silo,Polishing Drum,Cyclone dilakukan secara rutin setiap hari.
  • Pencucian / ganti air Calsium bila kondisinya sudah jenuh ( Pemisahan cangkang dari Kernel tidak sempurna )

Saat mulai pengoperasian unit mesin secara berurutan :

  • Fibre Airlock
  • Depricarper Fan ( Fibre Fan )
  • Nut Cyclone Airlock
  • Nut Cyclone Transfort Fan
  • Conveyor Under Nut Polishing Drum
  • Nut Polishing Drum
  • Cake Breaker Conveyor ( C B C )
  • LTDS Fan No.1 & 2
  • Calybath
  • Wet Shell Transport Fan
  • Conveyor Mixture Under Ripple Mill
  • Ripple Mill
  • Nut Grading Drum
  • Dry Nut Elevator
  • Dry Nut Conveyor
  • Heater Nut Silo
  • Kernel Conveyor Under Claybath & LTDS.I
  • Wet Kernel Transport Fan
  • Wet Distributing Conveyor to Kernel silo
  • Heater Kernel Fan
  • Dry Kernel Conveyor ( Under Kernel Silo )
  • Dry Kernel Transport Fan to Bulk silo
  • Operator mengawasi unit – unit mesin yang beroperasi, terutama losses di Claybath / LTDS
  • Periksa ke bagian Laboratorium hasil analisa effisiensi dari Ripple mill, apakah dapat memecah Nut dengan baik ( effisiensi sekitar 95% s/d 98% )
  • Memindahkan pengisian Nut di Nut Silo agar permentase sekitar 12 % sd 14% kelembaban pada nut.
  • Memperhatikan kekeringan di Kernel Silo dengan memindahkan pengoperasian Heater Fan.
  • Pencatatn Log Sheet di Paraf Asisten yang bersangkutan
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 81 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: