Perawatan dan pemeriksaaan sterilizer

24 Nov

Perawatan dan pemeriksaaan sterilizer

1)      Perawatan kebersihan body,strainer, pipa dan kebocoran

Perawatan kebersihan terutama strainer dan body bagian dalam sterilizer sangat penting untuk dilakukan secara periodic (minimal sebulan sekali diluar pembersihan lingkungan), karena hal ini dapat mencegah/mengurangi kemungkinan korosi terhadap metal bagian bawah dari bejana sterilizer, korosi bisa mengakibatkan permukaannya berlubang-lubang/bopeng yang semakin lama akan semakin parah.

  • Sekrap dan bersihkan dinding bagian dalam dengan sekrap besi dan brush kawat
  • Cek korosi pada dinding dan juga pad alas-lasan dan berikan tanda pada lokasi yang mengalami kerusakan
  • Cek /repair flow seal valve apabila sudah terjadi kebocoran (ganti seal), safety valve pastikan bekerja dengan baik sesuai dengan settingan.
  • Cek lock ring door minimal 80%
  • Cek tultil valve pada pintu sterilizer dan sistem interlocknya

Perawatan peralatan pendukung

  • Trolley cantilever

Trolley cantilever ada dua model yaitu model jembatan dan model mobile cantilever, untuk model jembatan pemeriksaaan dilakukan pada rail/sguare bar harus centre terhadap rail sterilizer, disamping itu pemeriksaaan dilakukan terhadap framenya sedangkan untuk model mobile cantilever disamping pemeriksaaan diatas masih harus dilakukan juga pemeriksaan terhadap shaft roda dan bearing-nya

  • Compressor Pneumatic sistem dan indicator

Pemeriksaan pada compressor meliputi pembuangan air condensate dari tabung secara continue minimal satu shift dua kali, karena apabila air ini terikut pada tubing tube (pipe tembaga pneumatic) akan mengakibatkan pipa tersebut akan tersumbat. Pemeriksaan terhadap pressure gauge sangat penting dan dipastikan pressure gauge bekerja dengan baik. Pemeriksaan untuk sensor automatic dilakukan dengan cara membuka sensor dan pastikan pada saipon berisi air agar steam tidak kontak langsung dengan sensor. Apabila sensor kontak langsung bisa mengakibatkan sensor tidak dapat bekerja dengan baik karena terlampau panas pada sensor tersebut.

  • Pemeriksaan yang dilakukan sebelum dan sesudah proses

Sebelum proses

  • pastikan jalur rel bersih dari brondolan, minyak dan sampah
  • pastikan kondisi rel rata, tidak bengkok dan lebar relnya tetap
  • pastikan tell tale valve berfungsi dengan baik. Pada saat tale valve dalam kondisi tertutup posisi overlap pintu minimal 80% (secara radial ataupun tangensial)
  • pastikan electrical interlock dapat berfungsi dengan baik. Program rebusan tidak dapat dihidupkan apabila pintu sterilizer belum tertutup.
  • Pastikanalat pengukur tekanan tidak rusak
  • Pastikan semua peralatan termasuk power supply dan compressor dalam kondisi baik dan dapat bekerja baik (tekanan kerja 6-8 bar)

Saat proses

  • Pastikan ujung rel cantilever telah duduk sejajar denga ujung rel rebusan
  • Pastikan lock terpasang dengan benar sebelum trolley dilewati lori
  • Masukkan lori secara perlahan dan hati-hati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: