Stasiun Klarifikasi

24 Nov

Dipabrik Minyak Kelapa Sawit minyak kasar yang diperoleh dari Pressan dibersihkan dari kotoran padat dan air, maka dari itu dipabrik kelapa sawit Stasiun Klarifikasi adalah suatu unit stasiun yang sangat penting artinya dalam memproduksi minyak yang mempunyai kualitas dipasaran Internasional demikian dalam usaha memperkecil kehilangan minyak (Oil Loss).

Cara pemurnian minyak dipabrik kelapa sawit yang lazim dilakukan dalam pemisahan minyak kasar ada beberapa cara yaitu :

  • Dengan cara pengendapan (Settling)
  • Dengan cara pemusingan (Centrifuge)
  • Dengan cara pengaruh biologis

Pada prinsipnya klarIfikasi statis menggunakan Sludge Separator (Centrifuge pada akhir Ektraksi minyak yang berasal dari buangan Sludge dan juga menggunakan Furifier (Centrifuge) pada akhir proses pemurnian).

 Prinsip Dasar Klarifikasi

    Pada dasarnya campuran larutan minyak, air dan kotoran akan selalu terjadi pelapisan larutan yang terjadi sebagai akibat perbedaan berat jenis fraksi berat akan turun kebawah sementara fraksi ringan akan naik ke atas. Dengan adanya perbedaan berat jenis molekul-molekul minyak akan naik keatas, dengan demikian untuk memperkecil Viskositas maka diameter partikel minyak harus diperkecil terlebih dahulu. Dengan perlakuan menaikan temperatur yang tinggi + 90 – 95 °C akan membuat partikel – partikel akan menjadi lebih kecil demikian jelas bahwa pemanasan pada larutan akan memperkecil viskositas larutan (larutan dalam Continous Settling Tank).

    Jadi dapat disimpulkan untuk memperoleh hasil minyak yang optimal dan mengurangi kehilangan minyak pada Stasiun Klarifikasi terutama di Continous Settling Tank sangat diperhatikan temperaturnya dan temperatur yang ideal untuk proses Klarifikasi statis temperatur Continous Settling antara 90 – 95 °C.

    Continous Settling Tank hanya bekerja berdasarkan proses alami berdasarkan perbedaan berat jenis. Oleh sebab itu setiap perubahan yang terjadi dalam larutan akan terjadi secara lambat sehingga volume harus dijaga agar selalu tetap. Dengan demikian pemasukan dan pengeluaran agar dijaga seimbang.

Dan untuk mengurangi kehilangan minyak (Oil Losses) pada Decanter perlu diperhatikan hal – hal seperti :

  • Temperatur Sludge harus mencapai + 90 °C sebelum diproses hal ini dilakukan untuk mendapatkan viskositas dari Sludge agar rendah untuk mempelancar proses pemisahan agar berjalan dengan sempurna.
  • Decanter bekerja berdasarkan perbedaan berat jenis dan kemampuan dalam memisahkan juga terbatas dan biasanya kandungan minyak dalam Sludge hanya sekitar + 10 % sementara Decanter hanya mampu memisahkan sekitar + 8 %.
  • Decanter dalam memproses Sludge ini juga tergantung pada Continous Settling dengan kata lain Decanter memisahkan minyak yang terkandung dalam Sludge tergantung proses sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: